Home » , , » Akrab dengan Peserta Didik

Akrab dengan Peserta Didik

Written By Sdit WAHDATUL UMMAH on Senin, 18 Januari 2016 | 23.04

Siapa yang tidak mau menjadi guru yang disukai siswa. Semua guru sepertinya mengharapkan ini. Tapi tahukah anda bahwa semakin minta disukai siswa semakin jauh kita dari kriteria guru yang layak disukai siswa? jika disukai siswa menjadi tujuan kita sebagai guru tidak ada yang namanya profesionalisme lagi, yang ada hanyalah menuruti apa yang siswa mau dan inginkan, bahkan bila yang diinginkan sudah keluar jalur kegiatan belajar dan mengajar.
Menjadi guru yang disukai bukan perkara mudah tapi juga tidak sulit, saya pribadi pun masih dalam upaya untuk bisa disukai siswa. Namun tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Berikut ini adalah caranya.
  1. Tidak terlalu banyak melaksanakan metode ceramah
  2. Memberikan contoh kepada siswa apa yang ia ingin siswa lakukan. Jika anda sebagai guru berharap siswa anda hormat pada anda, silahkan terlebih dahulu menjaga harga diri siswa anda di kelas.
  3. Jika marah atau kecewa pada siswa, berbicara lah pada mereka dan bukan berteriak.
  4. berbagi senyum tulus pada semua siswa. Siswa yang dicap sebagai anak yang ‘bermasalah’ akan luntur dan akan menyukai anda jika anda berikan senyum pada mereka.
  5. Memotivasi siswa dengan cara memotivasi dan bukan menyindir.
  6. Menggunakan humor pada tempat dan saat yang tepat.
  7. Mudah diajak berteman oleh siswa dan bukan menjadi teman siswa. Mudah diajak berteman artinya anda pihak yang pasif dalam berkomunikasi namun tetap dengan cara yang profesional. Berusaha menjadi teman siswa hanya akan menyulitkan situasi anda dikemudian hari.
  8. Penyabar dan menganggap semua siswa sedang berproses. Hindari meneruskan warisan guru lain dengan melanjutkan cap yang sudah diterima oleh siswa tertentu.
( Sumber : https://gurukreatif.wordpress.com/2011/06/03/tips-menjadi-guru-yang-disukai-siswa/ )

Guru-guru SDIT Wahdatul Ummah Metro tentu memahami bahwa bergaul dan akrab dengan dunia anak menjadi hal yang wajib, karena dengan merebut hati anak maka guru akan mampu membawa dunia mereka ke dunia guru sehingga materi dan akhlak yang diajarkan benar-benar akan terinternalisasi dalam diri peserta didik.
Keakraban dibangun dapat dilakukan saat sebelum belajar, saat belajar, saat istirahat atau saat menunggu jemputan ketika pembelajaran telah usai.

Menampakkan keramahan dan keceriaan tanda cinta

Sambil menunggu jemputan, 2 guru ( Bu Dian dan Bu Haspi ) bercengkrama dengan salah satu peserta didik

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Amar Fatkhalloh
Copyright © 2013. SDIT WAHDATUL UMMAH METRO - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by SDIT-WU Metro
Proudly powered by Tim IT SDIT Wahdatul Ummah Metro